Pontianak, 29 Oktober 2024
Pelaksanaan International Conference on Helping Profession for Trauma and Crisis
berjalan dengan lancar dan diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, baik secara online
maupun offline. Kegiatan dimulai dengan registrasi peserta, pembukaan, menyanyikan lagu
Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan dari Ketua Panitia, Presiden PEKA, dan
Rektor Universitas PGRI Pontianak yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi.
Kehadiran pimpinan universitas dan organisasi profesi menambah nilai formalitas dan
kredibilitas kegiatan ini.
Pada sesi penyampaian materi, narasumber internasional dari Malaysia, Brunei
Darussalam, Filipina, Mesir, dan Indonesia menyampaikan perspektif unik mengenai
penanganan trauma dan krisis. Materi pertama disampaikan sebelum waktu Dzuhur,
membahas konsep dasar trauma dan pendekatan konseling lintas budaya. Setelah itu,
kegiatan dilanjutkan dengan ISHOMA, kemudian diteruskan kembali pada pukul 13.00 untuk
pemaparan materi selanjutnya. Materi kedua hingga kelima membahas berbagai aspek seperti
manajemen krisis di sekolah, penerapan helping profession di negara masing-masing, teknik
intervensi modern, dan penguatan peran konselor dalam situasi darurat psikologis.
Diskusi berlangsung interaktif, di mana peserta diberi kesempatan mengajukan
pertanyaan terkait kasus-kasus nyata yang mereka hadapi. Hal ini memperlihatkan
antusiasme dan kebutuhan mahasiswa serta praktisi untuk memahami isu trauma secara lebih
mendalam. Selain itu, kegiatan ini berhasil memberikan wawasan baru mengenai bagaimana
negara-negara lain mengembangkan sistem dukungan psikologis di institusi pendidikan
mereka.
Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif bagi mahasiswa, terutama
dalam hal menambah wawasan internasional, memperluas jejaring profesional, dan
meningkatkan kemampuan berpikir kritis dalam memahami isu-isu global terkait bantuan
psikologis.

